MALIOBORO SEBAGAI TEMPAT PEMASARAN
BATIK TRADISIONAL SAMPAI BATIK MODERN KHAS
YOGYAKARTA
1.
AinunMasyrifah
2.
Lulu’ Farida
3.
NastitiWidiyaPutri
4.
Novi Setiawati
5.
RamadhanaPiscalHartadi
Karya Tulis
Disusun sebagai
Salah Satu Syarat untuk Mengikuti
Ujian Nasional
TP 2014-2015
SMAN 1 TUMIJAJAR
DINAS PENDIDIKAN
KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
2014
MALIOBORO SEBAGAI TEMPAT PEMASARAN
BATIK TRADISIONAL SAMPAI BATIK
MODERN KHAS YOGYAKARTA
Oleh:
1.
AinunMasyrifah
2. Lulu’ Farida
3. NastitiWidiyaPutri
4. Novi Setiawati
5. RamadhanaPiscalHartadi
KaryaTulis
DisusunSebagai Salah
SatuSyaratuntukMengikuti
UjianNasional TP 2014-2015
DINAS PENDIDIKAN
SMAN 1 TUMIJAJAR
KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
2014
JudulKaryaTulis:MALIOBORO SEBAGAI
TEMPAT PEMASARAN BATIK TRADISIONAL SAMPAI BATIK MODERN KHAS YOGYAKARTA
|
NamaSiswa NISN Kelas
|
1.AinunMasyrifah (9988611933)
XII IPS 1
2.Lulu’
Farida(9977913995) XII IPA 4
3.NastitiWidiyaPutri(9961168556)
XII IPA 4
4.Novi Setiawati (9962882981) XII IPA 5
5.RamadhanaPiscal H. (9977693224)
XII IPA5
|
MENYETUJUI
Dayamurni,…………………2014
|
WakaKesiswaan
|
Guru
Pembimbing
|
|
Dra.CandraAstuti
NIP.196705151995122002
|
Santoso, S.Pd
NIP.198003012010011007
|
MENGESAHKAN
1. Tim Penguji : ................................................. ...............................
Ketua :................................................. ...............................
Sekretaris :................................................. ...............................
Penguji :................................................. ...............................
2. Kepala SMAN 1 TUMIJAJAR
Drs.Pujiyanta,M.Pd
NIP.196104141990031004
Karyatulisinitelah lulus ujianpadatanggal:……………………
MOTTO
“Sesungguhnyabersamakesulitanituadakemudahan.Makaapabilaengkautelahselesai
(darisuatuurusan
)tetaplahbekerjakerasuntukurusan yang lainnya”
(Al-Insyirah:6-7)
Kebesaranseseorangtidakterlihatketikaiaberdiridan
member perintah,
Tetapiketikaiaberdirisamatinggidengan
orang lain danmembantu orang lain
Untukmengeluarkan yang
terbaikdarimerekagunamencapaisukses
(G.ArthurKeough)
Bersikaplahkukuhsepertibatukarang
yang tidakputus-putusnyadipukulombak.Iatidaksajatetapberdirikukuh,bahkaniamenenteramkanamarahombakdangelombangitu.
(Marcus Aurelius)
“Setiappemikiranmanusiaadalahsebuahpercakain
yang berserakan,dankitaberpeluangmenyajikanmenjadisebuahpermadani yang
indahdanmenawan”
PERSEMBAHAN
Penyusunakanmempersembahkankaryatulis
yang berjudul “MalioboroSebagaiTempatPemasaran Batik Tradisionalsampai Batik
Modern KhasYogyakarta”kepada:
1. BapakDrs.Pujiyanta, M.Pdselakukepala SMAN 1 Tumijajar,
2. BapakSantoso, S.Pdselakupembimbingataskesediaannyauntukmemberikanbimbingan,kritikdan
saran dalam proses penyelesaiankaryatulisini.
3. Orang
tua kami yang memberikandorongandanbantuandanakepeda kami sehingga kami
dapatmenyelesaikankaryatulisini.
4. Rekan–rekankelas
XII IPS 1/XII IPA yang memberikansupportdalammenyelesaikankaryatulisini.
SANWACANA
Pujisyukurpenyusunucapkankahadirat
Allah SWT ,karenaatasrahmatdanhidayah-Nyakaryatulisinidapat di selesaikan.
Karyatulisdenganjudul”MalioboroSebagaiTempatPemasaran
Batik Tradisionalsampai Batik Modern Khas Yogyakarta”
adalahsalahsatusyaratuntukmengikutiUjianNasionalpadaTahunPelajaran 2014/2015 di
SMA Negeri 1 Tumijajar.
Dalamkesempataninipenulismengucapkanterimakasihkepada:
1. BapakDrs.Pujiyanta,M.Pdselakukepala
SMAN 1 Tumijajar
2. BapakSantoso, S.Pdselakupembimbingkaryatulis kami ataskesediaannyauntukmemberikanbimbingan,kritikdan
saran dalam proses penyelesaiankaryatulisini.
3. Dra.CandraAstuti,selaku koordinatorkegiatan Study Tour
danObservasi
4. Bapak/Ibustaftatausaha
SMAN 1 Tumijajar
5. OrangTuadanseluruhrekan-rekankelas
XII IPS/IPA.Terimakasihataskebersamaandankerjasamanya.
Akhirkata,penulismenyadaribahwakaryatulisinimasihjauhdarisempurnadanperlubanyakperbaikan,akantetapisedikitharapansemogakaryatulis
yang sederhanainidapatbergunadanbermanfaatbagikitasemua.Amin.
Dayamurni,September
2014
Penulis
DAFTAR ISI
HalamanJudul………………………………………………………………….. ii
HalamanPersetujuan……………………………………………………………. iii
HalamanPengesahan…………………………………………………………… iv
Halaman Motto………………………………………………………………..... v
HalamanPersembahan………………………………………………………...... vi
Sanwacana…………………………………………………………………….... vii
Daftar Isi………………………………………………………………………... viii
I.PENDAHULUAN……………………………………………………………. 1
1.1Latar BelakangMasalah……………………………………………... 1
1.2Identifikasi Masalah…………………………………………………. 3
1.3Pembatasan Masalah………………………………………………..... 3
1.4Rumusan Masalah…………………………………………………..... 3
1.5Tujuan Penulisan……………………………………………………... 4
1.6Manfaat Penulisan…………………………………………………..... 4
1.7Ruang LingkupPenelitian…………………………………………..... 4
II.TINJAUAN
PUSTAKA…………………………………………………….. 5
2.1Malioboro MerupakanProduksi Batik Terkenal di
Yogyakarta….... 5
2.2Malioboro TempatPemasaran Batik di Yogyakarta………..………. 5
2.3Pengertian Batik Modern…………………………………………… 6
2.4Pengertian Batik Tradisional...……………………………………… 6
2.5Perbedaan Batik Modern dan Batik Tradisional……………………. 6
III.METODE
PENELITIAN………………………………………………….. 7
3.1Metode Observasi…………………………………………………… 7
3.2Metode StudiPustaka………………………………………………. 7
3.3Metode Pencarian Internet………………………………………...... 7
IV.HASIL DAN PEMBAHASAN…………………………………………...... 8
4.1Malioboro MerupakanProduksi Batik Terkenal di
Yogyakarta..…... 8
4.2Malioboro TempatPemasaran Batik di Yogyakarta………..……….. 9
4.3 Pengertian Batik Modern…………………………………………… 10
4.4Pengertian Batik Tradisional...……………………………………… 10
4.5Perbedaan Batik Modern dan Batik Tradisional…...……………….. 11
V.PENUTUP ...........................………………………….……………………... 12
5.1Kesimpulan………………………………………………………….. 12
5.2Saran………………………………………………………………... 12
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………. 13
LAMPIRAN…………………………………………………………………… 14
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
LatarBelakangMasalah
Daerah
istimewa Yogyakarta atau yang lebihdikenaldengannamajogja, merupakankota yang
terkenaldengansejarahdanbudayanyasertaterkenalsebagaikotapelajardanjugakotagudeg.
Kota Yogyakarta initerkenaldiseluruhnusantaraakankain batik yang di
produksiolehkotajogja. Banyaktempat di kotaini yang
merupakantempatproduksidanjugatempatpenjualan batik tradisionalsampai batik
modern, salahsatutempatpenjualan yang terkenaladalahmalioboro.
DisepanjangJalanMalioboroterdapatbanyaktoko
yang menjualberanekaragampernak-pernikdanjugakerajinanaslipenduduk Yogyakarta.
PertokoaninitersebardariujungJalanMalioborohinggaujungJalan Ahmad Yani.
Banyaktoko-tokobesar yang menjual batik tradisionalsampai batik modern,
beragambentukbusana batik tradisionaldenganhargamurah yang
terpajangdidalamtokoyaitusepertidaster,busanamuslim batik, danjuga dress batik.Motif
batik tradisionalkhasYogyakarta yaituseperti motif batik kawung,parangkusumo,truntum,tambal,pamiluto.Salah
satucontoh batik modern yaitukebaya modern khasjogja yang di padukandengan
motif batik tradisionalmaupun motif
batik darikota lain.
Batik tradisionalsendirimemilikicirikhas.Cirikhas batik Yogyakarta,
adaduamacamlataratauwarnadasarkain. PutihdanHitam. Sementarawarna batik
bisaputih (warnakainmori), birutuakehitamandancoklatsoga.
Seredataupinggirankain, putih, diusahakantidaksampaipecahsehinggakemasukansoga,
baikkainberlatarhitammaupunputih. RagamhiasnyapertamaGeometris : garismiring
lerekataulereng, garissilangatauceplokdankawung, sertaanyamandanlimaran.Ragamhias
yang bersifatkeduanon-geometrissemen,lung-lungandanboketan.Ragamhias yang
bersifatsimboliserathubungannyadenganfalsafah Hindu – Jawa ( Ny.Nian S Jumena )
antara lain : SawatMelambangkanmahkotaataupenguasatinggi,Merumelambangkangunungatautanah
( bumi ), Naga melambangkan air, Burungmelambangkananginatauduniaatas,
Lidahapimelambangkannyalaataugeni.
Mungkinselamainimasyarakatmasihrancudenganapa
yang disebutdengan batik modern. Quintanova, salahsatupengamat batik
sekaliguspanitiaSBC,
menjelaskanistilah modern dalamkonteks batik dapatdilihatdaribeberapasegi:Yang
pertama modern dalamarti motif dan yang kedua modern dalamteknispembuatan.
Contohmodernisasi motif diantaranyamemadukandua motif batik
dalamsatukainmisalnyaperpaduanantaralerengdengankawungmenjadi motif
lereng-kawung.Batik kontemporerbahkanmengaplikasikan motif-motif modern
ataubahkanabstrakdalamkain yang diprosesdenganteknispembuatan batik.Modern yang
keduaadalahdalamhalteknis.Batik printing adalahsalahsatubentuk modernisasiteknispembuatan
batik.Namunistilah batik printing yang dikenalmasyarakatsebenarnyabukantermasuk
batik karenatidakmelaluitahapanpembuatan batik. Proses pembuatan batik
secarasingkatharusmelaluibeberapatahap, penggambaran motif,
pelapisandenganmalam, pewarnaan, danterakhir proses lorot (penghilanganmalam).
Tanpa proses tersebutsebuahkaintidakbisadikatakan batik tetapihanyatekstil yang
bermotif batik. Inovasi lain dalamhalteknispembuatanadalahdengan printing
malamseperti yang dilakukan di DesaWisata Batik Kliwonandimanamalam yang
panasdicetakpadasebuahkainsecaramassal. Dengan proses inidimungkinkanmembuat
batik denganjumlahbesardandalamwaktusingkattetapitidakmenyimpangdariaturan
proses pembuatan batik.PerluInovasi agar batik bisabertahan.Halinisenadadengan
yang diungkapkanArifatulUliana, putri Solo tahun2009, batik modern
merupakanusaha agar batik lebihmemasyarakat. Demi menjangkaukonsumenkaummuda
batik yang modern keberadaan batik modern memangsangatperlu. Dengan motif yang
bervariasimakakaummudatidaklagiengganmenggenakankain batik danperlahan-lahan
stereotype batik sebagaipakainuntuk yang lebih “senior” bisaterkikis.
1.2
IdentifikasiMasalah
1. Menjelaskankota
Yogyakarta merupakanproduksi batik terkenal di nusantara
2. Menjelaskanbahwamalioborosebagaitempatmenjual
batik Yogyakarta
3. Menjelaskantentang
batik tradisional
4. Menjelaskantentang
batik modern
5. Menjelaskanperbedaanantara
batik tradisionaldengan batik modern
1.3
PembatasanMasalah
Dalampenelitianinipenulishanyamenelitiakankeragamanbatik
tradisionalsampai batik modern khas Yogyakarta yang dijual di Malioboro.
1.4
RumusanMasalah
1. Kota
apakah yang terkenaldenganproduksibatiknya?
2. Tempatapakah
yang paling terkenalsebagaitempatpenjualan batik paling murah?
3. Apakah
yang dimaksuddengan batik tradisional?
4. Apakah
yang dimaksuddengan batik modern ?
5. Bagaimanacaramembedakanantara
batik tradisionaldengan batik modern?
1.5
TujuanPenulisan
1. Mengetahuilebihdalamobjekwisata
di Yogyakarta.
2. Meningkatkantekatuntukmelestarikanwarisanbudaya
Indonesia yang beragamterutama batik
3. Meningkatkanwawasandanpengetahuanmengenaiobjekwisatabelanja
di Yogyakarta.
1.6
ManfaatPenulisan
1. Mejadikantempatobjekberkunjung.
2. Digunakansebagaikawasanwisatabelanja.
3. Mengetahuiasal-usul
Malioboro.
4. Mengetahuiciri-ciri
batik tradisionaldan batik modern khas Yogyakarta.
5. Mengetahuiperbedaan
batik tradisionaldan batik modern khas Yogyakarta.
1.7
RuangLingkupPenelitian
ObjekpenelitianadalahkawasanMalioboro
yang berlokasi di Kota Yogyakarta,Daerah Istimewa Yogyakarta,Indonesia
padatahun 2014.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1Yogyakarta MerupakanProduksi Batik Terkenal
Sebutan Yogyakarta sebagai kota pariwisata menggambarkan
potensi propinsi ini dalam kacamata kepariwisataan. Yogyakarta adalah daerah
tujuan wisata terbesar kedua setelah Bali. Berbagai jenis obyek wisata dikembangkan
di wilayah ini,salahsatunyayaitu wisata budaya. Wisata budaya yang dari dulu dan sampai sekarang ini selalu
diminati para wisatawan baik domestik maupun mancanegara adalah wisata
budaya di kawasan Yogyakarta.Salah satu
wisata budayanya ialah batik,batik yang ada di wilayah Yogyakarta sangat
terkenal hingga mancanegara. Yogyakarta merupakan kota yang merupakan produksi
batik paling banyak dan terkenal.
2.2 Malioboro
Tempat Pemasaran Batik Yogyakarta
Asal nama Malioboro sendiri berasal dari bahasa
Sanskerta yang artinya adalah karangan bunga.Kenapa kawasan wisata Malioboro ini
begitu ramai dan menjadi salah satu kawasan favorit wisatawan di Jogja? Itu disebabkan oleh
adanya Pasar Gede atau Pasar Beringharjo dan juga Pecinan di sebelah
selatan jalan Malioboro, karena dulu sebelum adanya pasar ini Malioboro sama
halnya seperti jalan-jalan biasa yang sepi dan hanya dilalui kendaraan atau
pejalan kaki yang lewat saja,sekarang malioboro menjadi tempat pemasaran batik
Yogyakarta.Pemasaran batik di Yogyakarta dari yang mahal sampai yang murah,dari
yang harga Rp. 10.000,- sampai yang jutaan rupiah tersedia di Malioboro.
2.3
Pengertian Batik Tradisional
Batik tradisional
adalah batik yang susunan motifnya terikat oleh suatu aturan tertentu dan
dengan isen-isen tertentu.Oleh karena itu,dalam pembuatannya pun banyak
aturan-aturan yang harus di patuhi.Batik tradisional bersifat terikat dengan
aturan terutama dalam hal pembuatan motif.
2.4
Pengertian Batik Modern
Batik modern adalah
batik yang susunan motifnya tidak terikat oleh suatu aturan tertentu dan dengan
isen-isen tertentu atau batik yang motif dan gayanya tidak seperti batik
tradisional.Batik modern bersifat bebas dan tidak terikat.Selain itu,batik
modern juga relative lebih mudah dijumpai di pasaran.
2.5 Perbedaan Batik Tradisional Dan Batik Modern
Perbedaan
yang mencolok dari batik tradisional dan batik modern adalah dari segi motif
dan aturan yang berlaku.Dari segi motif,batik tradisional bersifat terikat oleh
aturan tertentu sedangkan batik modern bersifat bebas dan abstrak. Dari segi
aturan yang berlaku,batik tradisional barus mengikuti isen-isen atau motif yang
sudah ada sebelumnya sedangkan batik modern tidak ada aturan yang membatasinya.
BAB III
METODE PENELITIAN
3.2Metode Observasi
Metode observasi atau
pengamatan merupakan suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data dengan
wawancara langsung dan pengamatan objek untuk membantu dalam pembuatan karya
tulis ini dengan informasi yang akurat.
3.1Metode Studi Pustaka
Metode studi pustaka
merupakan metode yang digunakan untuk memperoleh informasi dan data-data yang
relevan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan karya tulis ini.Pada metode ini
kami mengumpulkan berbagai arsip dan teori-teori yang mendasari masalah yang akan
diteliti dari berbagai buku.
3.2 Metode Pencarian di Internet
Metode ini kami gunakan
dalam pencarian gambar-gambar yang dibutuhkan untuk melengkapi data
gambar.Selain itu,matode ini juga kami gunakan dalam mencari informasi yang
belum lengkap yang dibutuhkan dalam pembuatan karya tulis ini.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1Yogyakarta MerupakanProduksi Batik Terkenal
Yogyakarta dikenalsebagaipusatsenidanbudayaJawaklasikdan
Batik adalahproduksiutamamereka.
Produkpentinglainnyadarikotainiadalahkerajinantermasukdidalamnya Batik
garmendanbarangrumahtangga, produkkayu, kulit, keramikdantembikarjuga perak.
Poladan motif khas batik Yogyakarta sebagianbesarterdiridari Parang, Ceplok,
Sido-Mukti, TruntumdanKawung.Kombinasiwarna Batik Yogyakarta adalahsamadengan
Solo, didominasiolehwarnacoklat, nila (biru), hitam, putihdan krem. Daerah yang
terkenal Produksi Batik di Yogyakarta, antara lain PrawirotamandanKulonprogo.
Yogyakarta dikenal sebagai jantung budaya batik di pulau
Jawa, terutama karena desainnya yang sangat banyak danproduksi tekstil yang
terkenal dikota ini. Warna-warna batik yang dominan adalah coklat, nila, dan
putih. Salahsatudesain batik yang palingindah adalah batik dengan motif
grompol. Yang kerap digunakan pada saat pernikahan atau upacara tradisional.
Pola ini menggambarkan bersatunya semua hal baik, seperti keberuntungan,
kebahagiaan, anak-anak, dan kehidupan pernikahan yang harmonis. Yogyakarta juga
memiliki lukisan batik yang dapat ditemukan disepanjang Jalan Malioboro, pasar Beringharjo,
dan berbagai galeri batik di seluruh kota.
Pasar Tradisional Malioboroadalahsalahsatutempatpentingbagiparapedagang batik
danitumenjadititikpertemuanbagiperusahaanskalakecildanmenengahuntukmelakukanbisnis.Selaingrosir,
adabanyaktoko Batik yang menawarkanhargariteluntukwisatawan local danasing.Pasarinitelahberfungsisebagaisalahsatu
dayatarik wisata di Yogyakarta, karenakoleksinya yang lengkap, mulaidarikain batik
untukpakaian yang terbuat daribahankatundan sutra,
denganhargamulaidaripuluhanribusampaisatujuta.
4.2
MalioboroTempatPemasaran Batik Yogyakarta
Malioboro adalah jantung kota yogyakarta
yang tak pernah sepi dari pengunjung. Malioboro terletak sekitar 800 meter dari
keraton Yogyakarta, tempat ini dulunya di penuhi dengan karangan bunga setiap
kali keraton Yogyakarta melaksanakan perayaan. Nama Malioboro di ambil dari
nama seorang duke inggris yaitu
Marlborough. Malioboro adalah salah satu tempat pemasaran batik tradisional
sampai batik modern Yogyakarta. Di tempat ini kita dapat berbelanja atau
berburu cindera mata khas Yogyakarta. Di sepanjang jalan di Malioboro dapat
kita temui pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya salah satunya adalah
batik. para pedagang sering meletakkan dagangannya secara berderet
dipinggir toko, bahkan di etalase toko
batik yang tersedia. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari puluhan ribu
hingga ratusan ribu. Umumnya, batik yang dijual di Malioboro berasal dari
industri batik yang berada diwilayah sekitaran Yogyakarta sendiri. Namun,
beberapa pedagang mengambil barang dagangannya dari Solo dan Pekalongan.
4.3 Pengertian Batik Tradisional
Batik tradisional
adalah sebuah seni membuat garis dan titik yang akan membentuk suatu motif yang
susunan motifnya terikat dengan suatu aturan dan dengan isen-isen tertentu.
Memang banyak aturan-aturan tertentu yang harus dipatuhi dalam pembuatan
susunan motif tradisional tertentu. Selain itu pengerjaannya memang lebih rumit
dan memakan waktu yang lebih banyak. Oleh karena itu batik tradisional
cenderung memiliki harga yang lebih mahal.
4.4 Pengertian Batik Modern
Batik modern memiliki
cara pengerjaan yang tidak terikat oleh aturan tertentu baik dalam hal
pembuatan susunan motif maupun warna yang digunakan. Sehingga batik modern
lebih mudah dalam teknik pengerjaannya dan lebih menyesuaikan dengan
perkembangan zaman. Batik modern lebih menonjolkan sisi keindahan dan
menyesuaikannya dengan model baju yang lebih modern agar tidak terlihat terlalu
kuno. Perbedaan cara pengerjaan itu tentu saja berdampak pada sisi ekslusif
yang lebih tinggi. Pada umumnya batik modern lebih mudah dijumpai dan harganya
lebih murah batik
Modern.
Batik modern, motif maupun pewarnaan tidak tergantung pada
pola dan pewarnaan tertentu seperti batik klasik, namun dress designnya berupa
apa saja dan warna yang beraneka macam. Batik modern juga menggunakan bahan dan
proses pewarnaan yang mengikuti perkembangan dari bahan pewarnanya. Kadang pada
beberapa area design kaos, canting tidak digunakan, dengan menggunakan kuas dan
untuk pewarnaan kadang diterapkan langsung dengan menggunakan kapas atau kain.
Proses pembuatan batik modern hampir seperti batik klasik namun desain baju
batik modern dan pewarnaannya terserah pada citarasa seni pembuat design dan
tergantung bahan pewarnanya. Dengan berkembangnya bahan dasar kain dan bahan
kain berwarna, batik modern menjadi semakin bervariasi, seperti batik pada
bahan katun lurik Jogja, bahan kain poplin, bahan piyama, bahan wool, dsb.
Batik yang berkembang dengan pesat era ini adalah batik dengan motif
kontemporer yang lebih mengutamakan nilai artistik daripada filosofinya.
Motif batik modern mengacu pada motif batik kontemporer dan
teknik pembuatannya yang memproduksi secara masal dengan mesin. Tidak hanya
terbatas pada corak maupun warna akan tetapi juga mode, fungsi serta dalam
proses produksinya. Jadi mode batik tidak hanya monoton dan tradisional seperti
berupa kain jarit ataupun kemeja akan tetapi berkembang sesuai dengan perubahan
jaman. Sehingga batik modern Indonesia mampu bersaing tidak hanya di pasaran
dalam negeri namun juga di pasaran internasional.Daerah yang terkenal akan
batik modern dengan motif kontemporer adalah daerah Pekalongan.Sedangkan dari
Yogyakarta batik modernnya yang bercirikan corak warnanya terlihat
kalem,motifnya juga bunga berbelit-belit,jenisnya biasanya batikILANON.
4.5Perbedaan Batik Modern Dan Batik Tradisional
Perbedaan yang mecolok
antara batik tradisional dan batik modern adalah dari segi motif dan aturan
yangberlaku. Dari segi motif, batik tradisional bersifat terikat oleh aturan
tertentu sedangkan batik modern bersifat bebas dan abstrak. Dari segi aturan
yang berlaku, batik tradisional harus
mengikuti isen-isen atau motif yang sudah ada sebelumnya sedangkan batik modern
tidak adaaturan yang membatasinya. Dalam pengerjaannya batik tradisional lebih
rumit dan memakan waktu yang lebih banyak sedangkan dalam pengerjaan batik
modern lebih mudah dan tidak memakan waktu banyak. Batik tradisional cenderung
memiliki sisi ekslusif yang lebih tinggi dibanding batik modern. Dari segi
harganya batik modern lebih murah dibandingkan batik tradisional karena proses
pembuatannya yang lebih mudah.
BAB V
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Setelah
melakukan pengamatan dan penelitian tentang Batik tradisional dan Batik Modern
yang ada di Malioboro penulis menarik kesimpulan bahwa, Yogyakarta merupakan
produsen batik terkenal di Indonesia, salah satu tempat pemasarannya yaitu
Malioboro. Batik yang di pasarkan di Malioboro terdiri dari batik tradisional
sampai batik modern khas Yogyakarta.
B.
Saran
Budaya
batik adalah warisan leluhur kita yang tak ternilai harganya. Oleh karena itu,
kita sebagai pewarisnya wajib untuk melestarikan dan mengembangkannya agar
tidak di klaim oleh negara lain.
DAFTAR PUSTAKA
Ario
Kartono,dkk. Kurikulum 2004.Standar
Kompetesi untuk Sekolah Menengah Atas
H.Ichwayudi,S.Pd.2011.Buku Pedoman Pembuatan Karya Tulis.SMAN
1 Tumijajar
LAMPIRAN
(Motif Batik
Tradisional)
Motif
batik Parang Kusumo
Motif Batik Truntum
Motif Batik Pamiluto
(Batik
Modern)
KARTU
BIMBINGAN KARYA TULIS
Judul:MALIOBORO SEBAGAI
TEMPAT PEMASARAN BATIK TRADISIONAL SAMPAI BATIK MODERN KHAS YOGYAKARTA
Nama Siswa :1. Ainun Masyrifah (9988611933) XII IPS 1
3. 2. Lulu’ Farida (9977913995) XII IPA 4
3. 3. Nastiti Widiya Putri (9961168556) XII IPA 4
4. 4. Novi Setiawati (9962882981) XII IPA 5
5. Ramadhana Piscal Hartadi (9977693224) XII
IPA 5
|
No
|
Hari,Tanggal
|
Bimbingan
|
Tanda Tangan
|
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar